Selasa, 26 Juni 2012


Jika anda penasaran bagaimana milyarder bisa punya uang banyak, tanyakan saja pada orangnya langsung. Meski berbeda orang, biasanya milyarder punya rahasia yang rata-rata hampir sama.
Rahasia itu bukanlah sesuatu yang aneh, magis, tak masuk akal atau bahkan sesuatu yang menyimpang akan tetapi lebih kepada manajemen dan strategi.
Seperti dikutip dari Second Act, Selasa (20/3/2012), cara sukses mereka itu bahkan bisa anda temui dalam kehidupan sehari-hari tanpa harus mengorek rahasia dari para milyarder. Bahkan, semuanya itu melibatkan hal-hal yang mendasar seperti strategi berinvestasi, kerj keras, dan percaya atau tidak, ketekunan dalam berhemat.
Berikut ini adalah 10 tips yang bisa membuat anda menjadi milyarder.
1. Berbisnis sejak  dini
Adrian Cartwood, penulis blog How to Make 7 Million in 7 Years (Bagaimana meraup US$ 7 juta dalam 7 tahun), bisa menjadi kaya raya setelah hidup super hemat sambil merancang bisnis di industri teknologinya. Banyak orang yang terlalu ceroboh dengan mencari utang ketimbang menahan nafsu dan berhemat. Padahal, utang ini bisa menjadi beban yang cukup besar bagi kondisi finansial seseorang.
“Belajarlah hidup apa adanya dan jangan tergoda barang-barang yang tidak perlu. Inilah kebiasaan yang perlu anda pertahankan demi menuju sukses, jadi anda bisa cepat mencapai target,” katanya.
2. Percaya anda bisa 
Sebelum berinvestasi di properti dan menjadi milyarder, Alan Corey, penulis buku A Million Bucks by 30 (Jutaan Dolar di Umur 30), banyak membaca biografi dan autobiografi milyarder sebanyak-banyaknya. Ia melakukan itu untuk mencari karakteristik yang sama antara para milyarder tersebut. Karakteristik yang ia percaya bisa sangat membantu dalam pencapaian karirnya.
“Apa yang saya temukan adalah mereka (milyarder) sangat percaya diri bahwa mereka akan sukses secara finansial,” kata dia. Corey juga mengakui, tingginya kepercayaan diri sangat membantu pencapaian hidupnya.
3. Pasang target yang spesifik dan masuk akal
Menurut Jen Smith, perancang situs Millionaire Mommy Next Door (Ibu Rumah Tangga sang Milyarder), mengatakan, jika anda punya target ‘Saya ingin kaya raya’ itu terlalu kabur. Sebaiknya, anda mulai memikirkan target yang lebih spesifik dan masuk akal.
Ia memberi contoh, “Saya ingin punya investasi US$ 2 juta sehingga bisa hidup hanya dari imbal hasilnya. Setelah itu, saya akan keluar kerja dan melakukan banyak hal, seperti jadi sukarelawan, bepergian, belajar tenis dan melukis, juga piknik di pantai bersama keluarga,” ujarnya.
Bahkan, target tersebut sudah bisa diraih Smith sebelum ia punya keluarga. Ia sengaja memajang foto tujuan wisata di tempat yang bisa dilihat setiap hari untuk menjadi motivasi.
4. Asuransikan diri anda
Kebangkrutan mengancam semua orang kapan saja, di mana saja, dan banyak penyebabnya. Bisa itu terjadi karena adanya perceraian, kematian atau cacat permanen sehingga tidak bisa bekerja.
Untuk itu, anda perlu melindungi diri anda dengan asuransi kesehatan. Dalam buku The Quiet Millionaire (Milyarder Pendiam), perencana keuangan Brett Wilder bercerita mengenai banyaknya orang yang gagal meraih sukses hanya karena tidak punya asuransi kesehatan atau bahkan terlalu banyak membayar asuransi karena tidak mengerti.
5. Kerja keras, dan keberuntungan akan datang dengan sendirinya
Dalam buku terbarunya, Think Like a Champion (Berpikir Seperti Juara), Donald Trump mengaku kesuksesannya berasal dari kerja keras. “Jika hasil kerja keras anda sudah mulai membuahkan hasil, orang lain pasti akan bilang anda beruntung. Mungkin memang begitu, karena anda beruntung punya otak yang mampu bekerja keras!” ujarnya.
Konsep yang sama juga dikemukakan salah satu Presiden Amerika Serikat (AS) di abad ke-18, Benjamin Franklin. “Semakin saya bekerja keras, saya merasa semakin beruntung,” ujarnya.
6. Belajarlah membuat anggaran
Smith merekomendasikan anda terus melacak pengeluaran bulanan, hingga ke biaya terkecil sekalipun. Setiap bulan, ia mencetak seluruh anggarannya di sebuah kertas lalu digabungkan dengan anggaran bulan sebelumnya, sehingga ia tahu benar uangnya lari ke mana saja.
Ia juga mengatakan, meski ini terdengar klise, tetapi anda harus jaga rasio utang karena ini sangat penting untuk menjadi orang kaya. “Posisi utang yang terkendali bisa membuat anda berhemat jutaan dolar sepanjang hidup anda,” katanya.
7. Lakukan pekerjaan yang anda cintai
Memang, bekerja di sebuah perusahaan finansial bisa menghasilkan gaji yang tinggi, tapi tetap saja anda tidak akan merasa nyaman jika itu bukan pekerjaan yang anda cintai. Itulah kenapa, Corey merekomendasikan anda mengambil pekerjaan yang selama ini diimpi-impikan atau bahkan hanya dilakukan di kala senggang.
“Apakah anda suka baca majalah fesyen? Ambilah karir di dunia fesyen. Anda suka membaca situs gosip? Cari pekerjaan yang berhubungan dengan dunia selebritas. Atau anda suka membaca majalah otomotif? ESPN.com? Forum binatang peliharaan Yahoo?” katanya.
Meski bidang yang anda tekuni terlihat sepele, selalu ada jalan menuju sukses jika anda berada di jalur yang anda cintai.
8. Tentukan berapa banyak uang yang anda inginkan
Untuk kebanyak orang, Rp 1 miliar tidaklah cukup. “Untuk para Gen-X (generasi lahir di 70an) dan Gen-Y (generasi lahir di tahun 80an), pensiun dengan dana sebesar itu tidaklah cukup memenuhi gaya hidupnya, soalnya tingkat inflasi akan terus menggerogoti simpanan dana hari tua anda,” kata Cartwood.
Setidaknya targetkan sekitar Rp 3 miliar, yang menurut Cartwood adalah dana yang ideal untuk seorang milyarder. Apalagi mengingat gaya hidup anak muda jaman sekarang, seperti kebutuhan rumah yang ideal, liburan ke luar negeri, biaya kuliah anak.
9. Berinvestasi secara terbalik
Maksudnya berinvestasi berlawan dengan kebanyakan investor, ini yang direkomendasikan oleh Corey. Ketika saham sedang turun, siapapun yang melakukan aksi beli berarti mendapat potongan harga. Aturan ini juga tidak hanya berlaku di saham saja, tetapi di sektor lainnya. “Beli rumah yang cukup besar, ajak teman anda untuk menyewa kamar maka anda akan punya pendapatan pasif,” sarannya.
10. Hidup sederhana atau bahkan di bawah standar
Bahkan Eminem sekalipun, milyarder penyayi rap terkenal, banyak menahan diri dari membeli barang yang tidak perlu. Salah satu surat kabar di London pernah memberitakan, beberapa tahun lalu Eminem mempertimbangkan untuk beli jam tangan senilai Rp 135 juta, tapi ia membatalkan niatannya karena merasa uangnya lebih baik dipakai untuk keperluan lain.
“Saya tidak mau kehabisan uang, saya ingin putri saya bisa masuk perguruan tinggi,” kata Eminem di surat kabar tersebut. Dengan begitu setidaknya Eminem bisa terlepas dari jeratan gaya hidup selebritas dunia yang serba hambur, seperti contohnya yang terjadi pada Aretha Franklin dan Annie Leibovitz.
Selain itu, Smith menyatakan, meski ia memiliki uang hingga jutaan dolar, tapi tidak banyak yang tahu mengenai hal itu, dan itu yang paling utama. Ia menyarankan minimal anda bisa menyimpan 10-25% pendapatan anda tiap bulan.
Ia juga menyarankan anda menghindari barang-barang ‘prestise’, yaitu barang-barang yang sebenarnya tidak perlu dibeli hanya karena anda ingin dapat status sosial yang terpandang di mata orang lain, seperti mobil mewah, peralatan elektronik terbaru, hingga rumah di daerah elit.
Sebenarnya, barang-barang mewah itu tidak membuat anda menjadi orang kaya, bahkan jika dipikir-pikir, justru barang-barang seperti itu yang membuat anda sulit menjadi orang kaya bahkan milyarder.



Perkembangan sebuah iklim perusahaan atau organisasi untuk menciptakan perilaku yang beretika dan bertanggung jawab membutuhkan upaya yang berkelanjutan dan investasi berupa waktu dan tenaga serta sumber daya yang tak sedikit. Sebuah kode tata perilaku, etika karyawan, program pelatihan dan pemeriksaan etika serta tata perilaku tidak serta merta bisa membentuk perilaku yang bertanggung jawab dan penuh etika dalam sebuah perusahaan. Sebuah program etika formal bisa digunakan sebagai katalis dan sistem pendukung tetapi integritas perusahaaan bergantung pada integrasi prinsip-prinsip perusahaan ke dalam sistem pengelolaannya.
Berikut ini merupakan beberapa unsur kunci yang harus diingat oleh entrepreneur saat mengembangkan sebuah strategi yang etis.
§  Prinsip dan komitmen yang menjadi panduan bagi entrepreneur harus tidak bertentangan dengan akal sehat dan bisa dikominikasikan dengan jelas. Prinsip dan komitmen tersebut harus cerminkan kewajiban perusahaan yang penting dan aspirasi yang dimiliki bersama yang menarik dan menyatukan anggota perusahaan. Para pegawai dalam setiap jenjang harus mengedepankan hal ini, merasa nyaman untuk berdiskusi tentang hal itu dan memiliki pemahaman yang konkret mengenai manfaat praktisnya.
§  Entrepreneur harus memiliki komitmen dari dalam dirinya, memiliki kredibilitas, dan bersedia untuk mengambil tindakan jika harus dihadapkan pada ancaman terlanggarnya nilai dan prinsip yang mereka junjung. Mereka ini bukan hanya orang yang bisa berbicara dan menggertak. Mereka harus bersedia untuk meneliti dengan keputusan mereka sendiri. Konsistensi dalam sisi kepemimpinan ialah sesuatu yang mutlak.  Entrepreneur harus berpikir bahwa ia juga bertanggung jawab untuk berani menegakkan konflik kewajiban dan kepentingan.
§  Nilai dan prinsip yang dianut harus diintegrasikan ke dalam kanal-kanal kegiatan penting perusahaan: inovasi perencanaan, alokasi sumber daya, komunikasi informasi dan kemajuan dan promosi personel.
§  Sistem dan struktur usaha  harus mendukung dan menegakkan prinsip-prinsipnya. Sistem informasi, misalnya, harus didesain untuk memberikan informasi yang aktual dan akurat. Pelaporan hubungan bisnis juga harus disusun untuk membangun sebuah kesiembangan dalam praktik ‘check and balance’ untuk meningkatkan penilaian objektif.
§  Para pegawai di seluruh bagian perusahaan harus memiliki ketrampilan, pengetahuan dan kompetensi pengambilan keputusan yang dibutuhkan untuk membuat keputusan yang etis setiap harinya. Pemikiran dan kesadaran teerhadap etika selayaknya menjadi bagian dari ketrampilan setiap pegawai yang bekerja dalam suatu perusahaan.
Sumber artikel : ciputraentrepreneurship.com dan redaksi
Sumber gambar: silicon.com




Membuka peluang bisnis baru di tahun yang baru tentunya menjadi salah satu alternatif tepat bagi para pemula yang tertarik menekuni dunia usaha. Berbagai macam peluang bisnis pun semakin bersinar terang dan menjanjikan untung yang cukup besar di tahun 2012 ini. Misalnya saja seperti beberapa sektor industri yangbelakangan ini mulai marak dilakoni para pelaku usaha yaitu bisnis di bidang penyediaan energi, peluang bisnis berbau teknologi, berhubungan dengan sarana telekomunikasi, jasa keuangan, maupun memenuhi kebutuhan konsumen melalui sektorconsumer goods.
Terbukanya peluang pasar yang masih sangat menjanjikan dan besarnya keuntungan yang didapatkan, ternyata mampu memotivasi para pemula untuk mulai menyusun strategi bisnis di tahun 2012 dan segera mengaplikasikannya untuk mencapai puncak kesuksesan usaha.
Nah, untuk membantu para pemula dalam menjalankan usahanya. Pada kesempatan kali ini kami sengaja menginformasikan beberapa kunci sukses dalam berbisnis yang bisa Anda jalankan sekarang juga.
1. Sebisa mungkin kurangi penggunaan bahan baku impor.
Sekarang ini tidak sedikit jumlah pelaku usaha yang memanfaatkan bahan baku impor untuk menciptakan produk unggulan bagi para konsumennya. Padahal, belakangan ini Pemerintah Indonesia mulai membatasi kegiatan impor barang-barang kebutuhan pokok ke negara kita. Sehingga dikhawatirkan kebijakan impor barang yang semakin ketat ini akan menghambat jalannya perkembangan bisnis Anda kedepannya.
2. Menghindari ketergantungan pasar ekspor.
Selain mulai banyak memanfaatkan bahan baku impor, pelaku usaha di Indonesia kini juga mulai ketergantungan dengan pasar ekspor untuk meningkatkan omset penjualannya. Tentunya kondisi seperti ini cenderung kurang aman bagi para pelaku usaha, sebab seperti kasus krisis global tahun 2008 silam, banyak perusahaan besar yang harus gulung tikar karena permintaan ekspor dari luar negeri sempat terhenti dalam waktu yang cukup lama.
3. Kembangkan inovasi bisnis Anda
Untuk memenangkan persaingan pasar yang semakin hari semakin padat, tentunya pelaku usaha di Indonesia harus berani berinovasi untuk memenangkan persaingan di wilayah lokal, nasional, maupun di tingkat internasional. Ciptakan ide-ide brilian untuk menarik minat pelanggan dan memenangkan persaingan pasar. Semakin unik inovasi yang Anda tawarkan, maka semakin besar pula peluang yang Anda ciptakan untuk merebut perhatian para pelanggan.
4. Berhati-hati ketika akan melakukan ekspansi.
Ketika bisnis utama Anda telah berkembang dengan pesat, maka tidak ada salahnya bila Anda memperluas kekuasaan dengan melakukan ekspansi ke beberapa peluang bisnis lainnya. Namun sebelum melakukannya, pastikan bisnis yang Anda pilih masih berhubungan dengan bidang usaha yang telah Anda jalankan. Hal ini penting agar fokus Anda tidak terpecah-belah, dan semua bisnis bisa berjalan beriringan menuju puncak kesuksesan perusahaan.
5. Mencoba melakukan diversifikasi bahan baku.
Langkah kelima ini perlu Anda ambil apabila bahan baku utama yang biasa Anda gunakan mulai langka ditemukan di pasaran, atau sekedar untuk memberikan sensasi baru bagi para pelanggan setia Anda. Misalnya saja seperti strategi cerdas pelaku bisnis brownies singkong yang kini mulai memanfaatkan tepung mocaf (singkong) untuk mengatasi kenaikan harga tepung terigu yang selama ini menjadi bahan baku utamanya.
Setelah membahas kelima kunci sukses berbisnis ini, diharapkan para pembaca bisa mengambil manfaat dari informasi yang kami sampaikan dan segera memantapkan langkah untuk merintis sebuah usaha. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, mulailah dari sekarang.
 Sumber artikel: bisnisukm.com dan redaksi
Sumber gambar: allaboutlemon.com

Apa persamaan dari brand-brand besar yang ada dan masih bertahan hingga saat ini? Salah satunya adalah mereka memiliki tingkattrustworthy yang tinggi di kalangan konsumennya.
Sama halnya seperti manusia yang membina hubungan jangka panjang, rasa percaya menduduki salah satu prioritas utama dalam membina hubungan yang awet. Bagaimana membangun kepercayaan tersebut? Bisa dimulai dari konsistensi.
Anda akan sering merasakan kebingungan ketika bertemu orang yang selalu berubah-ubah dan tidak dapat ditebak. Kalau Anda bertemu dengan orang tersebut untuk intensitas waktu yang relatif singkat, mungkin Anda tidak akan mempermasalahkannya.
Namun ketika Anda membutuhkan mitra atau hubungan bisnis jangka panjang, Anda akan berpikir berulang kali untuk memilih ataupun merekrut orang-orang tersebut. Mengapa? Karena semua hal yang tidak stabil akan menimbulkan perasaan tidak aman dan kurang nyaman.
Dan, ketika konteks ini dibawa kepada brand, konsumen Anda akan cepat pindah ke lain hati karena kurangnya rasa percaya terhadap brand yang sering tidak konsisten. Konsistensi pada brand sendiri bisa dimulai dari implementasi visualnya, kemudian dilanjutkan dengan konsistensi pada janji dan cara penyampaian pesannya, hingga konsistensi dalam kualitas produk dan service pelayanan.
Namun, kasus yang sering terjadi adalah masih sulitnya brand dalam menjaga konsistensinya bahkan pada level yang paling dini, yaitu implementasi visual. Padahal, tampilan visual yang konsisten memegang peranan yang sangat penting dalam membantu konsumen untuk mengingat dan mengenali brand Anda.
Begitu banyak brand yang ada di pasaran dan sudah merupakan kewajiban Anda untuk membuat konsumen merasafamilier terhadap brand Anda. Karena itu, membangun implementasi brand yang baik merupakan salah satu fondasi untuk menciptakan brand yang sukses. Implementasi brand dapat diibaratkan sebagai wajah dari sebuah brand, suatu alat identifikasi yang pertama kali dilihat, dikenali serta diingat oleh konsumen.
Implementasi itu mencakup keseluruhan aplikasi visual identity, mulai dari printed collateral seperti stationery, hinggasignage dan seragam karyawan. Implementasi brand merupakan jembatan yang menghubungkan nilai dan esensi brandAnda dengan konsumen.
Dengan repetisi implementasi yang konsisten, lama kelamaan konsumen akan percaya dengan kredibilitas brand Anda serta semakin familier dengan brand identity maupun bahasa visual brand Anda.
Contohnya, brand global Coca Cola dengan wordmark dan warna merahnya yang khas. Kesulitan dalam implementasibrand sering kita temukan pada saat proses rebranding ataupun peluncuran brand baru. Meskipun brand guideline telah dibuat sebagai pedoman, tetap saja dalam praktiknya masih sering terjadi kekhilafan yang menimbulkan inkonsistensi pada aplikasi-aplikasi visual. Ada cara yang dapat dicoba untuk mencapai implementasi brand yang maksimal.
Misalnya dengan membentuk brand police dalam perusahaan. Brand police adalah tim ataupun individu dalam perusahaan yang khusus memonitor keseluruhan implementasi brand secara mendetail guna mempertahankan brand consistency.
Perlunya dibentuk brand police adalah karena faktor terbesar yang mengakibatkan munculnya kesulitan dalam implementasi brand adalah terlalu banyaknya orang yang terlibat dalam proses implementasi, mulai dari perusahaan itu sendiri, desainer interior hingga supplier.
Brand police dibutuhkan sebagai pemegang kendali. Bahkan sekarang ini sudah bermunculan brand implementationagensi swasta yang bertugas menjaga konsistensi segala aset visual dari suatu brand. Selain pendekatan di atas, hal yang terpenting adalah selalu melakukan komunikasi internal dengan seluruh departemen yang terkait dengan branduntuk menciptakan dan menjaga konsistensi implementasi brand yang berkelanjutan.
Anda selaku pemilik brand tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun brand. Beri mereka edukasi akan pentingnyavalue dari brand consistency dan manfaat yang bisa mereka peroleh, sehingga akan muncul sendiri kesadaran pada setiap karyawan untuk melindungi dan mengembangkan brand tempat mereka bernaung.
Selanjutnya apabila semua pihak turut andil dan memiliki komitmen dalam mewujudkan implementasi brand yang konsisten, lama kelamaan brand akan membentuk persepsi yang kuat di benak konsumen dan pada akhirnya dapat menghasilkan konsumen yang loyal.

DANIEL SURYA 
Chairman South East Asia dmIDHolland



Sumber : economy.okezone.com
Sumber gambar : economy.okezone.com